Liburan Musim Panas Seru dan Asyik di Sydney, Australia

Pesona Australia tidak pernah pudar memanjakan para wisatawan mancanegara dengan berbagai pilihan paket wisata ke Australia yang menarik untuk dinikmati baik bagi pasangan maupun untuk keluarga. Mendekati liburan musim panas yang jatuh pada bulan Desember hingga Februari, Australia menawarkan beragam objek wisata yang sangat layak untuk dikunjungi, plus edukatif bagi anak-anak, seperti menjenguk Koala dan Kanguru ke cagar alam Featherdale, atau menonton orkestra dan pertunjukan balet. Bahkan ada juga yang menantang namun tetap aman seperti mendaki jembatan Sydney Harbour Bridge, atau yang meriah dan seru yaitu menyaksikan balapan perahu selancar.

5 Tempat Wisata di Sydney yang Harus Anda Kunjungi

Gedung opera yang menjadi landmark kota Sydney, Australia. Berciri khas atap rumah kerang, gedung opera ini menjadi tempat pertunjukan berbagai acara spektakuler seperti balet dan orkestra asal Sydney. (foto sumber: wikipedia.org)
Gedung opera yang menjadi landmark kota Sydney, Australia. Berciri khas atap rumah kerang, gedung opera ini menjadi tempat pertunjukan berbagai acara spektakuler seperti balet dan orkestra asal Sydney. (foto sumber: wikipedia.org)

Saya bercerita tentang Sydney, salah satu kota terbesar di Australia yang terkenal dengan bangunan gedung opera yang megah, Sydney Opera House. Gedung yang berdiri sejak tahun 1973 ini berciri khas atap bergaya rumah kerang yang bertumpuk, didisain oleh arsitek kelahiran Denmark, Jørn Oberg Utzon. Dibagi ke dalam beberapa ruangan pertunjukan, gedung berkapasitas sekitar 5000 penonton ini biasanya menggelar konser dan pertunjukan balet serta orkestra yang spektakuler, seperti The Australian Ballet, Sydney Symphony Orchestra, dan pertunjukan drama Opera Australia.

Tidak jauh dari gedung opera, ada pelabuhan Port Jackson yang lebih dikenal dengan nama Sydney Harbour. Para imigran dari Eropa, terutama Inggris, pada mulanya bermukim di kawasan sekitar pelabuhan ini ketika mereka pertama kali tiba di Australia pada sekitar abad ke-18. Tokoh yang dianggap berjasa menemukan pelabuhan ini untuk pertama kalinya pada tahun 1770 adalah Letnan James Cook, yang kemudian memetakan dengan sangat detail rute perjalanannya mulai dari Selandia Baru hingga ke Kepulauan Hawaii. Di pelabuhan ini, kita juga bisa menyaksikan perlombaan yacht race, atau balapan yacht, sejenis perahu selancar dengan layar  tunggal atau ganda yang lebar dan tinggi sekali, bisa mencapai 10 hingga 12 meter. Perlombaan ini dilakukan setiap malam akhir tahun, atau New Year’s Eve, dengan rute sepanjang 1170 km, dimulai dari Sydney Harbour dan berakhir di kota Hobart, ibukota pulau Tasmania.

Sydney Hobart yacht race, perlombaan perahu selancar yang dilakukan setiap malam tahun baru, berangkat dari Sydney Harbour menuju kota Hobart di Tasmania. (foto sumber: sail-world.com)
Sydney Hobart yacht race, perlombaan perahu selancar yang dilakukan setiap malam tahun baru, berangkat dari Sydney Harbour menuju kota Hobart di Tasmania. (foto sumber: sail-world.com)

Selain gedung opera dan pelabuhan, masih di tempat yang sama ada juga yang namanya Sydney Harbour Bridge, atau jembatan di atas pelabuhan kota Sydney. Buat pembaca yang hobi uji nyali, Anda bisa coba ikutan tantangan Bridge Climb, alias… memanjati jembatan kota Sydney sepanjang 1149 meter, dengan tinggi 440 kaki! Mengenai keamanannya jangan kuatir, karena setiap wisatawan yang ingin menaiki jembatan ini akan dilengkapi dengan safety guard dalam sebuah kelompok kecil berisi maksimal 14 orang yang dihubungkan dengan tali antara satu dengan yang lain,  dan akan dipandu oleh Climb Leader. Talinya pun bukan sembarang tali, melainkan berbahan kawat baja. Pemanjat pun akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu, ia tidak boleh memiliki penyakit yang membahayakan keselamatan dirinya seperti jantung, vertigo, dan tidak diizinkan memanjat dalam keadaan mabuk. Dari atas jembatan, kita dapat menikmati keindahan panorama kota Sydney dengan gedung-gedung pencakar langitnya, bangunan opera, Sungai Parramatta, dan pelabuhan Circular Quay yang dikelilingi gedung-gedung pemerintah. Oya, kegiatan memanjat jembatan ini hanya diperbolehkan untuk orang dewasa, ya ;).

Uji nyali memanjati jembatan demi melihat keindahan panorama kota Sydney, siapa takut? (foto sumber: bridgeclimb.com)
Uji nyali memanjati jembatan demi melihat keindahan panorama kota Sydney, siapa takut? (foto sumber: bridgeclimb.com)

Bagi yang senang berbelanja oleh-oleh dengan harga murah-meriah, Anda bisa mengunjungi Paddy’s Market di kawasan Haymarket dan Flemington. Berhubung Australia termasuk salah satu negara multikultur, maka Anda akan bertemu dengan banyak imigran dari daratan Cina, India, bahkan negeri seberang seperti Brazil yang turut berjualan di pasar rakyat ini. Di pasar yang dibangun sejak tahun 1970-an ini juga dijual sayur-sayuran, buah-buahan dan ikan yang masih segar.

Kalau mau berbelanja oleh-oleh murah-meriah bisa ke Paddy's Market di Sydney, yang juga menjual buah, sayur-mayur dan ikan segar khas Australia. (foto sumber: commons.wikimedia.org)
Kalau mau berbelanja oleh-oleh murah-meriah bisa ke Paddy’s Market di Sydney, yang juga menjual buah, sayur-mayur dan ikan segar khas Australia. (foto sumber: commons.wikimedia.org)

Belum lengkap ke Australia kalau belum bertemu Koala dan Kanguru. Kedua satwa ini termasuk hewan endemik yang dilindungi, oleh karena itu Anda hanya dapat menemuinya di kebun binatang tertentu, seperti di Featherdale Wildlife Park yang dibuka untuk umum sejak tahun 1972.  Kebun binatang ini juga menjadi tempat tinggal bagi berbagai satwa dilindungi lainnya seperti wallaby (sejenis kanguru), burung pelikan yang berparuh panjang, landak berduri dan tentunya… pinguin! 🙂 Beberapa artis Hollywood yang peduli lingkungan juga pernah mengunjungi taman dan kebun binatang berisi sekitar 1700 hewan mamalia, burung dan spesies reptil asli Australia, seperti Leonardo di Caprio dan Matt Damon.

Koala, satwa langka yang dilindungi, dapat ditemukan di Featherdale Wildlife Park, Sydney, Australia. (foto sumber: featherdale.com.au)
Koala, satwa langka yang dilindungi, dapat ditemukan di Featherdale Wildlife Park, Sydney, Australia. (foto sumber: featherdale.com.au)

Makanan Khas Australia yang Harus Anda Cicipi 

Jika Anda lapar selama perjalanan, di sekitar kawasan gedung opera dan pelabuhan yang terletak di kawasan bisnis atau Central Business District-nya Australia banyak terdapat restoran, kafe, atau food stall yang menjual berbagai makanan dari berbagai negara. Berhubung Australia termasuk salah satu negara multikultur, maka jangan heran jika Anda akan bertemu dengan banyak imigran dari daratan Cina, India, bahkan negeri nun jauh di seberang seperti Italia di negeri ini, yang turut mempengaruhi budaya kuliner Australia.

Hidangan pencuci mulut khas Australia berbahan dasar meringue dengan taburan strawberry dan kiwi, disebut Pavlova. (foto sumber: panorama-tours.com)
Hidangan pencuci mulut khas Australia berbahan dasar meringue dengan taburan strawberry dan kiwi, disebut Pavlova. (foto sumber: panorama-tours.com)

Misalnya Pavlova yang dihidangkan sebagai makanan pencuci mulut, Penganan berbahan dasar meringue (kocokan putih telur dan gula) yang biasanya dihiasi dengan irisan buah strawberry dan kiwi ini konon dibuat untuk menghormati seorang balerina asal Rusia bernama Anna Pavlova yang pernah berkunjung ke Australia dan Selandia Baru pada sekitar tahun 1930-an.

Meat Pie, atau Pai Daging, salah satu penganan khas Australia yang wajib Anda cicipi ketika mampir ke negeri kanguru. (foto sumber: panorama-tours.com)
Meat Pie, atau Pai Daging, salah satu penganan khas Australia yang wajib Anda cicipi ketika mampir ke negeri kanguru. (foto sumber: panorama-tours.com)

Ada juga kue pai daging, atau Meat Pie, berisi daging cincang dengan irisan bawang bombay, jamur serta keju. Dibuat seukuran genggaman tangan, dan dimakan hangat-hangat bersama dengan keripik kentang (potato chips), kue ini mudah ditemukan di food stall-food stall atau kedai kue dan resto-resto fast food di  Australia.

Layanan transportasi publik di kota Sydney seperti bus dalam kota beroperasi selama 24 jam setiap hari. (foto sumber: cityofsydney.nsw.gov.au)
Layanan transportasi publik di kota Sydney seperti bus dalam kota beroperasi selama 24 jam setiap hari. (foto sumber: cityofsydney.nsw.gov.au)

Bagaimana untuk mencapai tempat-tempat wisata di Sydney? Sarana atau akses transportasi umum di kota berpopulasi sekitar 5 juta orang penduduk ini sangat bervariasi dan nyaman. Anda bisa naik bus yang beroperasi selama 24 jam setiap hari, Anda juga bisa naik sightseeing bus tour yang dikenal juga dengan istilah ‘hop-on hop-off’ bus.

Yuk, persiapkan rencana liburan musim panas Anda ke Australia mulai dari sekarang ;). ***

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s